Setelah berabad-abad lamanya (halah lebay..) saya bisa ketemu LAUT lagi!
Hari Rabu kemarin, saya dan empat orang teman rekreasi ke pantai. Sepulang saya ujian sekitar pukul setengah sebelas siang, perjalanan dimulai sekitar pukul dua belas. Hari itu pergi ke pantai, padahal besoknya (hari ini, Kamis, red) saya masih ada ujian, dua matakuliah pula. But, so what gitu loch? Ha ha ha. Kesempatan ke pantai kali ini terlalu berharga dan sayang untuk disia-siakan. Lagipula dua matakuliah itu nggak begitu susah. *sombong*
Yak, perjalanan dimulai di siang bolong kala Jogja sedang panas-panasnya. Kami sempat mampir untuk makan siang di salah satu rumah makan padang. Saya makan lele goreng, lelenya asinnggg banget, eh.. asin, maksudnya. Kayanya yang masak lagi ngebet pengen kawin.
Oke, lanjut. Selesai makan, perjalanan dilanjutkan kembali. Setengah jam kemudian kami mampir lagi sebentar di minimarket, beli snack dan minuman. Lanjut lagi brum, brum.. tidak terasa (bohong deng, terasa banget.. -__-”) kami udah sampai di Pantai Siung! (kalau nggak mau diskip, sebenernya perjalanan ke Pantai Siung ini lamaaaa… banget, hampir tiga jam lebih, mana sempet keliru ngambil jalur pula, jadi lebih jauh satu jam. *sigh*)
Begitu sampai di pantai yang namanya Pantai Siung (kata temen saya, pantai ini pantai paling ujung dari deretan pantai yang ada di selatan Jogja, makanya dikasih nama “Siung”.. nyambung nggak?) rasa pusing yang tadi begitu mendera sepanjang perjalanan, langsung hilang seketika terbawa angin laut. Rasanya merdeka, gitu. Berdiri di tengah-tengah pantai, merentangkan tangan, memejamkan mata, menarik napas panjang, sambil merasakan kaki disentuh-sentuh buih laut. Oh man, sensasinya bener-bener super!

di bagian yang dangkal, bisa ngeliat kaki sendiri, airnya bening banget kayak sungai

kalau dilihat dari sudut rendah kaya gini, keliatan airnya biru banget, bersih

hijau rumput laut bikin warna yang kontras dengan biru air laut, cantik banget

hamparan pasir pantai yang luas
.
Selesai dengan Pantai Siung, rencananya mau ngeliat matahari terbenam alias sunset. Tapi karena di Pantai Siung katanya nggak bisa ngeliat sunset, kami berpindah ke pantai berikutnya.
Pantai Sadranan!

Pantai Sadranan

bisa juga dipake buat foto-foto berdua, he he he.. pantainya bersih

pasirnya halus, ada seperti pulau-pulau kecil, atau mungkin karang kali ya..

pemandangan saat petang, gagal ngeliat sunset karena awan kurang bersahabat
Gambaran keindahannya langsung silakeun dilihat sendiri di foto-fotonya aja ya. Saya nggak sempet memikirkan kata-kata lagi karena terlalu senang. Aih, aih..
Menjelang maghrib kami beranjak dari Pantai Sadranan, dan mampir untuk makan malam di Bukit Bintang. Tempat kita bisa melihat nyaris seluruh kota Jogja dari atas bukit di malam hari. Indah banget.
Tapi sayang saya nggak ngambil gambarnya, soalnya susah motret malam, hasilnya jarang memuaskan. Jadi ya saya menikmati saja semangkuk bakso panas yang saya pesan, cukup menghangatkan tubuh yang tertusuk angin sejuk Wonosari daerah perbukitan ini.
Oke deh, sampai sini dulu ceritanya. Saya lupa hari ini saya masih ada ujian, dua matakuliah. Dan itu setengah jam lagi akan dimulai!

end session